Sua Di Bukit
Public Area
Bukit Duri merupakan kelurahan yang padat di Ibu Kota, namun hal tersebut tidak dibarengi dengan adanya ruang terbuka sehingga kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka tidak terpenuhi. Hal ini sangat bertolak belakang dengan kondisi sebelum tahun 1980 yang terdapat banyak ruang terbuka hijau, dibuktikan dengan adanya penamaan jalan yaitu “Jl. Taman Bukit Duri” yang sekarang telah berubah fungsi menjadi sekolah dan ruang-ruang komersil. Kondisi ini semakin memperparah banjir kiriman yang terjadi setiap tahunnya sejak 1872.
Sebuah bangunan terbengkalai bekas kantor pajak yang terletak di Jl. Taman Bukit Duri dan berada di antara dua perkampungan, yaitu Bukit Duri dan Bidara Cina, diharapkan dapat menjadi perekat antara dua perkampungan dan berpotensi menciptakan kegiatan seperti bermain, belajar, dan berniaga.
Dengan potensi itu, bangunan ini dapat memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga dapat menemukan jiwanya kembali sesuai dengan konteks lingkungan dan budaya saat ini, menjadi tempat bersua atau tempat berkumpul untuk publik. Bukit yang merupakan local context serta representasi dari tempat penyelamatan menjadikan “SuaDiBukit” sebagai tempat yang menemani.
DATA EKSISTING LAHAN
- Luas Lahan : 3400m2
- Luas Bangunan : 850m2
- KDB : 60%
- KLB : 1,2
- KB : 2
- KDH : 20%
- KTB : –
- Sub Zona : R.4
Diizinkan untuk dibangun taman rekreasi, lapangan olahraga, parkir sepeda, parkir kendaraan, reklame, puskesmas, praktik bidan, hutan kota, taman kota, kolam retensi, dan kegiatan kepentingan pertanahan. (JakartaSatu.go.id)